3 Detik yang Menentukan
Menurut riset raksasa dari Google, lebih dari 50% pengguna internet dari HP bakal langsung menutup tab browser kalau sebuah website butuh waktu lebih dari 3 detik buat nge-load. Seram, kan?
Website lemot bukan cuma bikin jengkel pengunjung, tapi juga bikin Google ogah naikin ranking websitemu di hasil pencarian. Terus gimana cara ngakalinnya biar ngebut?
Jurus Simpel Diet Website
1. Kompres Gambar Dulu Sebelum Diupload
Ini dosa paling umum yang sering dilakuin pemilik website. Foto hasil jepretan kamera resolusi 4K (yang ukuran filenya bisa 5MB lebih) langsung di-upload mentah-mentah ke website. Coba kompres dulu lewat situs kayak TinyPNG.
Lebih bagus lagi, ubah format gambarnya dari JPG/PNG jadi WebP yang ukurannya jauh lebih mungil tapi kualitasnya tetap tajam.
2. Kurangi Animasi Gak Penting
Efek salju turun, kursor yang ada buntut apinya, atau animasi transisi yang muter-muter kelamaan itu emang keliatan "keren", tapi percayalah itu nyiksa browser pengunjung (apalagi yang pake HP kentang). Gunakan animasi secukupnya aja.
3. Manfaatkan Lazy Loading
Kalau artikelmu punya 10 gambar yang manjang ke bawah, jangan paksa browser buat ngunduh 10 gambar itu di awal. Pakai teknik Lazy Loading, biar gambar yang ada di bagian bawah baru didownload pas user nge-scroll ke bawah sana.
Coba tes websitemu pakai Google PageSpeed Insights sekarang, dan lihat seberapa cepat skor yang kamu dapet!
